Bandar Lampung, REKANMEDIA210, - Kepala sekolah SMAN 1 Punduh Pidada Sumarto terancam di pecat terkait adanya dugaan Pungli dana bantuan Pendidikan Indonesia Pintar ( PIP) yang di potong sebesar 200 ribu/murid dengan alasan untuk transport dan uang makan.
Sebagai kepala sekolah Sumarto sering kali mengeluarkan kebijakan yang bertentangan dengan wali murid dan juga komite, diantaranya diduga melakukan pungli dana bantuan PIP pada tahun 2024 sebesar 200 ribu/murid dengan alasan untuk biaya transpot dan biaya makan, 399 murid diduga menjadi korban pungli Sumarto.
Belum lagi Komite yang ada disekolah tersebut hanya sebagai boneka karena tidak pernah diajak untuk rapat terkait penggunaan Dana Bos, komite hanya dimintai tanda tangan.
Sumarto juga diduga pernah melakukan pungli sebesar 6,5 juta/guru untuk membuat karya ilmiah dalam proses kenaikan pangkat akan tetapi banyak yang tidak berhasil dan uang tidak dikembalikan.
Wali murid yang sudah sangat resah dengan kepala sekolah SMAN 1 Punduh Pidada meminta kepala dinas Pendidikan untuk segera mencopot Sumarto dari jabatannya, melalui LSM Focus Corupption wali murid berharap bisa menyampaikan keluhan dan keinginan mereka.
Tanpa harus menunggu lama LSM Focus Corupption mencoba mendatangi dinas Pendidikan Provinsi Lampung untuk bertemu dengan Kepala Dinas Pendidikan akan tetapi kepala sedang dinas luar ke Lampung Barat begitu juga dengan Sekretaris Pendidikan yang sedang mempersiapkan diri menunaikan ibadah haji.
LSM Focus Corupption hanya di pertemuankan dengan Kasubag Umum yaitu Ibu Jeni beliau mengatakan akan segera melaporkan kepada pimpinan dan meminta pimpinan menindaklanjuti laporan tersebut,
" Saya akan langsung melaporkan hal ini kepada pimpinan bg setelah beliau pulang dari lampung barat dan saya juga berterima kasih atas laporan tersebut karena bagi kami baik Media ataupun LSM ada Mitra yang baik dalam hal pengawasan, sekali lagi saya pastikan saya akan segera melaporkan hal ini pada pimpinan". Tegas Jeni, Jumat (5/12/2025).
LSM Focus Corupption meminta kepala dinas Pendidikan Provinsi Lampung Thomas Amirico, S.STP, M.H untuk bisa tegas menindak oknum kepala sekolah yang mempunyai rekam jejak buruk, karena akan berdampak pada setiap kebijakan yang ia ambil karena sudah sangat jelas bahwa dunia Pendidikan adalah salah satu prioritas utama presiden Prabowo.
( Rudy Andriansyah,S.Sos)






LEAVE A REPLY