Home Pesawaran Saling Tuding Antara Kepala Sekolah Dan Oknum Disdikbud Pesawaran Terkait Proyek Siluman

Saling Tuding Antara Kepala Sekolah Dan Oknum Disdikbud Pesawaran Terkait Proyek Siluman

363
0
SHARE
Saling Tuding Antara Kepala Sekolah Dan Oknum Disdikbud  Pesawaran Terkait Proyek Siluman

PESAWARAN, REKANMEDIA210, - Saling tuding antara kepala sekolah UPTD SDN 9 Sudjoko, kepala sekolah SMPN 23 Harpen serta Oknum di Dinas Pandidikan masih belum menemui titik terang siapakah Oknum Kontraktor/Pemborong yang mengerjakan Rehab ruang kelas di UPTD SDN 9 Way Ratai.

Dari pantauan dilapangan tak nampak Direksi kit dan papan nama proyek sebagaimana diatur dalam Perpres 54 Tahun 2010 tentang pengadaan barang dan jasa.

Informasi didapat Rehab gedung yang menggunakan dana APBD Pemkab Pesawaran Tahun Anggaran 2025 itu diduga dikerjakan oleh Oknum kepala sekolah smpn 23 yang ada di Way Ratai.

Menurut keterangan Sudjoko Kepala Sekolah UPTD SDN 9 Way Ratai, ketika dihubungi melalui telpon seluler mengatakan bahwa rehab gedung itu sudah dikerjakan lebih dari satu bulan sampai sekarang belum selesai.

"untuk pengerjaan atap baja ringan itu H.SN yang ada di Hanura Teluk Pandan akan tetapi kalau terkait bangunan beda lagi,dari awal pengerjaan papan nama proyek memang tidak ada. Ujar Sudjoko, Rabu (30/7/2025)

Selanjutnya pihaknya sangat mengapresiasi Bapak Bupati Dendi ramadona yang telah memberikan perhatian di sekolah mereka untuk berlangsungnya kenyamanan dalam melakukan kegiatan belajar mengajar, memberikan bantuan rehab atap dan bangunan.

"Bantuan tersebut dari Pak Dendi Bupati kita. Kepedulian beliau dengan dunia pendidikan memang sudah sejak dulu. Ada juga Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial itu yang saya tau dan Kalau mas tanya berapa anggaran jujur mas sampai detik ini saya gak tau. Tapi sekali lagi saya mohon demi kenyamanan dan keamanan tolong atap itu diperbaiki," harapnya.

"Karna sangat bahaya apalagi sekarang banyak terjadi bencana alam di tempat kita. Janganlah coreng nama Pak Dendi yang sudah tanggap dan peduli dengan dunia pendidikan, serta Bencana alam demi mendapatkan keuntungan pribadi. Siapapun mereka baik pemborong atau oknum Dinas Pendidikan yang katanya diduga pemborong," Ucap Sudjoko

(Rudy Andriansyah,S.Sos)